Mengajak Anak Menjadi Pribadi Tangguh

Oleh : Lusi Muliawati

 

Menjadi ibu yang tangguh saja tidak cukup untuk menjadikan keluarga yang tangguh. Perlu didukung anak-anak agar menjadi keluarga yang tangguh. Dengan mendidik anak-anak kita tangguh sejak kecil, secara tidak langsung mendidik anak-anak kita menjadi pribadi yang tangguh di masa depan.

Ada beberapa tips untuk mengajak anak menjadi pribadi yang tangguh antara lain :

1.   Buat anak kita berpikir mandiri sejak kecil

Kemandirian penting untuk masa depan anak. Maka dari itu anak harus diajarkan untuk mandiri sejak usia dini. Bukan berarti bunda harus meninggalkan anak untuk mengurus dirinya sendiri. Orangtua harus tetap membimbing anak dan biarkan dia mengenali lingkungan sekitar untuk menemukan hal baru dengan sendirinya. Kemandirian tidak berarti mengajarkan anak untuk hanya mengandalkan dirinya sendiri. Hubungan dan kepercayaan juga sangat penting untuk membuat anak menjadi tangguh. Dengan mengetahui bahwa ada orang yang mendukung anak, maka akan membuat anak semakin tangguh.

pixabay.com

2.         Ajarkan anak untuk menjadi proaktif

Mulai sejak kecil, orangtua harus mendidik anak untuk menjadi proaktif. Dengan menjadi pribadi yang proaktif dan cepat tanggap terhadap semua situasi. Nantinya anak dapat membantu dirinya sendiri ketika ia menghadapi masalah serta anak juga dapat membantu orang lain ketika orang tersebut kesulitan.

3.         Mengajarkan anak untuk menyelesaikan masalah

Pemecahan masalah merupakan keterampilan yang tidak hanya melatih pikiran untuk berpikir, tetapi juga memperkenalkan bahwa masalah dan rintangan dapat diatasi  atau dipecahkan. Contoh, kita bisa melibatkan anak dalam permainan teka teki.

4.         Yakinkan bahwa pikiran positif merupakan kunci

Menjadi positif dalam kehidupan merupakan hal yang sangat penting. Pandangan positif dapat membantu anak menjadi tangguh di kemudian hari. Contoh, bagaimana membuat anak menjadi positif adalah dengan memuji dia ketika ia telah melakukan sesuatu yang benar. Jadi ketika ia sedang mengalami sesuatu kesulitan, ia akan memikirkan itu sebagai sebuah tantangan dan ia akan berusaha untuk menyelesaikannya. Anak akan tahu bahwa ada reward yang menanti jika ia berhasil melalui kesulitan tersebut

5.         Bunda harus belajar mengatakan kata ‘tidak’ pada anak

Semua orang tua pasti ingin memenuhi semua kebutuhan dan keinginan anaknya. Tetapi sebenarnya tindakan itu tidak terlalu baik. Memenuhi kebutuhan anak penting, akan tetapi bila orang tua memenuhi semua keinginannya maka itu akan menjadikan anak pribadi yang manja. Contoh, ketika anak merengek meminta bunda untuk membelikannya mainan, tetapi sebenarnya mainan anak sudah banyak di rumah. Bunda harus menolaknya. Jelaskan kepadanya bahwa ia sudah memiliki banyak mainan dan ia harus bersyukur.

6.         Jelaskan, jangan memaksa

Semua orang tidak ada yang suka apabila dipaksa. Apalagi anak kecil yang emosinya masih sangat labil, pasti ketika ia dipaksa maka ia akan membangkang. Contohnya, daripada menetapkan aturan anak tidak boleh tidur lebih dari jam 21.00, lebih baik bunda menjelaskan mengapa ia tidak boleh tidur malam-malam dan apa bahayanya.

Komentar